Oleh: Inforkom KL | Maret 12, 2008

Banyugeni, Bahan Bakar Berbasis Air

* Oleh Agung PW

PERNAH terbayangkan bahan bakar berbasis air? Dahulu angan-angan demikian sepertinya tidak mungkin terwujud. Namun kini menjadi kenyataan.
Pusat Studi Pengembangan Energi Regional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (Pusper UMY) yang meneliti dan mengembangkan bahan bakar nonfosil berhasil menemukan hidrofuel yang merupakan bahan bakar berbahan baku dari air.
Rektor UMY Dr Khoiruddin Bashori mengungkapkan, temuan tersebut didasari oleh keprihatinan karena semakin menipisnya bahan bakar berbasis fosil. Penghematan dilakukan namun subsidi pemerintah untuk BBM tahun 2007 sudah mencapai Rp 50,64 triliun. Akibatnya, terjadilah defisit anggaran. Eksplorasi sumber bahan bakar baru juga terinspirasikan ayat-ayat Alquran yakni Surat At-Thur (6) ’’Perhatikan laut yang berapi’’, Al-Anbiyaí (30) ’’…dan Kami jadikan dari air segala sesuatu hidup’’, At-Takwir (6) ’’Dan apabila laut dipanaskan’’.
’’Bahan bakar dari minyak bumi dan batu bara semakin sulit diperoleh padahal konsumsinya terus meningkat. Harga minyak mentah di tingkat dunia bahkan sempat menembus angka 100 dolar AS per barel. Pada sisi lain penggunaan BBM berbasis fosil menyisakan emisi gas yang sangat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan,’’ papar Khoiruddin.

Berdasarkan ayat-ayat tersebut, UMY berupaya mengakomodasikan sinyal-sinyal teknologi yang ada dalam Alquran dengan meneliti dan mengembangkan cukup lama. Saat ini telah ditemukan teknologi yang mampu memproduksi bahan bakar dengan bahan baku air (hidrofuel). Produk penelitian ini telah dipatenkan dengan nama ’’banyugeniTM’’.

Empat Proses

Dia menjelaskan, hidrofuel ’’banyugeniTM’’ mempunyai varian produk berupa hidrokerosene (setara minyak tanah), hidrodiesel (setara solar), hidropremium (setara bensin), dan hidroavtur (setara bahan bakar jet). Masih akan dikembangkan pula varian produk lain yang mempunyai keunggulan lebih yang ada saat ini.

’’Untuk menghasilkan hidrofuel, digunakan teknologi mekanotermal-elektrokemis meliputi empat proses yakni mekanik (gerak), thermal (panas), listrik, dan kimiawi. Perpaduan keempat proses dengan bahan baku air natural akan menghasilkan beberapa produk bahan bakar minyak ramah lingkungan dan tidak menimbulkan polusi. Kandungan unsur dan sifat bahan bakar minyak yang sudah diolah pada ìbanyugeniTMî sangat memungkinkan untuk digunakan pada mesin tanpa mengubah atau memodifikasi komponen,’’ tuturnya.

Produk tersebut sudah diuji di PT CoreLab Indonesia, sebuah laboratorium internasional yang independen. Hasilnya secara meyakinkan menunjukkan bahwa keempat varian ’’banyugeniTM’’ telah memenuhi standar Dirjen Migas.
Hasil pengujian menunjukkan, hidropremium sangat tidak korosif atau tidak menyebabkan karat (skala copper strip corrosion 1a) dan tidak meninggalkan residu (hanya 0,5%vol dari max 2,0%vol yang diizinkan).

Selain itu kandungan bahan pencemar dari emisi bahan bakar ini sangat rendah antara lain kandungan sulfur hanya 0,03%wt (dari max 0,05%wt yang diizinkan) serta kandungan timbal (Pb) hampir nol (dari max 0,013 yang diizinkan). Pada pengujian terhadap pesawat aeromodeling, bahan bakar ini ternyata cukup bagus memberikan rpm sekitar 16.000.

Hidroavtur juga tidak korosif dan beremisi rendah (total sulfur hanya 10% dari maksimal yang dipersyaratkan) dan tidak mudah membeku (freezing point-45oC). Pengujian terhadap pesawat aeromodeling, bahan bakar ini dapat digolongkan sebagai bahan bakar jet (jet fuel) dan akan tetap bersifat dingin (cool fuel), memiliki IBP (initial boiling point) 164oC. Hidrodiesel juga tidak korosif (copper strip 1a), IBP 201oC, yang beremisi rendah dan tidak meninggalkan residu berlebihan dengan index Cetane 51,3.

’’Hasil pengujian terhadap hidrokerosene memperlihatkan bahwa bahan bakar rakyat tersebut juga sangat tidak korosif (copper strip corrosion 1a), IBP 161oC, tidak beracun dan tidak beremisi (total sulfur 0,03%wt dari max 0,2%wt yang diizinkan) dan tidak meninggalkan residu (hanya 0,5%vol). Pada pengujian dengan lampu minyak, hidrokerosene tidak menimbulkan asap jelaga yang berlebihan,’’ tandas Rektor. (70)
© 2008 suaramerdeka.com. All rights reserved


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: