Oleh: Inforkom KL | April 7, 2008

Ngumpulin Kertas buat Ngumpulin Duit

(Sebuah episode unik aktifitas kami menjelang Hari Bumi 2008)

Oleh : Irfan Ilham (Ketua FORKOM-KL)

“Disampaikan kepada seluruh mahasiswa Kesling….. bagi yang memiliki kertas yang udah gak kepake lagi… tolong bawa ke kampus… wajib untuk semua mahasiswa Kesling… Bagi yang punya kenalan, soulmate, adik, kakak, om, tante, sepupu, mama, papa, nenek, kakek, atau sejenisnya tolong ditanyakan ke mereka, kali aja mereka punya sampah kertas di rumah…. Dan ingat dikumpul secepatnya …. Kumpul sama Mas fahri ya… (Fahri = Fahrul Islam …. Uuuu maunyamo…)”

Begitulah kira-kira pidato singkat yang dikumandangkan oleh panglima perang hari bumi 2008 Pangeran Denisnegoro (Denisji namanya…. Biar keren toh….). Pidato singkat tersebut terasa sangat berkesan dan membakar semangat para prajurit hari bumi ’08 yang sudah terbakar oleh terik matahari dilego2 FKM siang itu. Ya…sekarang adalah saatnya untuk angkat senjata …. peperangan sudah semakn dekat waktunya… kita harus menyediakan amunisi yang cukup untuk menghadapi perang tersebut (Lha, apa hubungannya dengan kertas bekas????).

Kurang lebih seperti itulah salah satu aktifitas / usaha yang kami lakukan menjelang perayaan hari bumi 2008. Bukan karena kurang kerjaan lho…. Tapi lebih kepada aplikasi ilmu kesehatan lingkungan yang kami dapatkan dibangku kuliah (soo…sweeett..). Tapi benarkah? Masa’ aplikasi ilmunya dengan cara ngumpulin kertas bekas… itukah yang diajarkan sama Bang dr. Hasan, dan kawan-kawan selama kuliah di bagian Kesling..?? “setidaknya ada jawabanta’ yang lebih ilmiah kalo ada orang yang nanya sama kita”. Begitu jawaban salah seorang mahasiswa Kesling yang siang itu lagi kurang kerjaan, siang-siang kerjaannya usil, sambil ngupil, pake pensil, upilnya dibuat obat dalam bentuk pil. “Tapi jujur aja yah… ini semua tuh buat dijual sebagai bentuk pencarian dana kita buat hari bumi…..” Sambungnya dengan nada yang lebih tinggi… Setinggi cita-citanya yang katanya ingin jadi ketua jurusan Kesling kalo udah besar ….

Kata Ustad yang sering shalat di mesjid (ya…. Iyyalah sering ke mesjid… Ustad gitu loh…) “kerjakan apa yang menurut kalian baik dan bermanfaat bagi orang lain,karena sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain”. “Yang penting orientasinya bukan hanya materi yang ingin kita dapat tapi amal dan pahala merupakan bagian yang paling penting dari niat kita” Sambung Ustad tersebut yang hari itu kebetulan lagi baca Koran SINDO. Setidaknya kata-kata bijak dari Ustadz tadi setidaknya memberikan gambaran dan semangat yang positif bagi teman-teman prajurit hari bumi 2008.

Kurang lebih sudah 1 minggu, 5 hari 15 jam 30 menit 65 detik (ngitungnya sementara tulisan ini ditulis) kertas yang terkumpul masih dikit, ada yang kecewa, ada yang biasa aja…. Biasa… realitas mahasiswa modern sekarang….. kadang-kadang sulit menempakan rasa pedulinya untuk urusan yang katanya “Gak ada untungnya buat Gue”. Tapi kita sih Cuma bisa berdoa aja semoga amal ibadahnya di terima disisi-Nya (loh… maksudnya apa nih…). Kalo kertas yang terkumpul sama Pimpro (Fahri) itu sih cuma cukup buat beli permen aja….. Beratnya aja 1 kilo gak cukup (Kok sama yah beratnya sama Pimpro). Gimana mau dapat duit 1 juta?? Mimpi kali ye…………

Oleh karena itu, maka untuk membentuk sebuah tatanan struktur/teamwork yang solid (Cie…. Keren yah bahasaku…. Bahasa Indonesiaku dapat A loh) harus kita mulai dari hal yang paling kecil dulu. Kalo sama aktifitas ngumpulin sampah kertas aja kita gak respek…. Gimana dengan hal yang lebih benting dan lebih berharga daripada itu….

Oiii…. Mahasiswa UNHAS!!!!!!!!!! Bangkit donk…. Katanya mahasiswa harus semangat, katanya mahasiswa itu agent of change (bagi yg tdk artinya : “Dilarang Merokok”). Kalo gini keadaannya, tinggal bilang aja learn me to be agent of change (maap klo englishnya salah). Udah , kita gak usah jauh2 bahasannya.

Kita kembali ke cerita tentang sampah kertas tadi…….btw semuanya harus sadar dan dengan sendirinya mau untuk mengambil peran untuk menyukseskan acara hari bumi kita. Titik tekannya bukan pada masalah sampah kertasnya, bukan pada masalahnya banyak tidaknya keuntungan yang didapatkan, yang menjadi titik tekannya adalah tombol ”on”, uppss maksudnya adalah proses pelibatan dan pengambilan peran oleh semuanya dalam menyukseskan kegiatan kita. INGAT!!!! FORKOM KL bukan hanya miliki ketua, sekertaris, bendahara, apalagi Bang Fahri (cape deh…..). Ia adalah tanggung jawab kita, ia besar dan berkembang jika semua yang ada di dalamnya bergerak…. Ingat fren… BERGERAK…. Bukan diam menunggu perintah, arahan, pidato, dan sejenisnya. Lebih konkrit lagi….. kita merindukan semangat dan partisipasi dari seluruh teman-teman di KESLING. Tinggalkan kebiasaan habis kuliah lngsung mencari kantin, habis kuliah mencari lokasi dan pasangan yang tepat untuk melanjutkan agenda gossip yang sempat tertunda karena lagi ada kuliah, tinggalkan kebiasaan selesai kuliah langsung hilang entah kemana, entah pake ilmu apa, dibantu sama jin mana, atau pake jimat apa.

Kita ingin membumikan budaya diskusi…. Dan itu salah satu kebutuhan utama kita…. Lebih banyak manfaat yang akan kita peroleh…..bahkan bisa lebih banyak duit yang kita peroleh bagi yang mata duitan (sorry gak bermaksud nyinggung teman2 DANUS lho).

OK Fren… tolong kita sama2 sadari dan renungi yah….. To Teman2 panitia hari bumi 2008 tetap semangat. Klo dananya belum cukup rampok aja di bank (tapi nanti duitnya dibalikin yah…) Bung Fahri juga tetap semangat yah!!!! Masih banyak kertas-kertas yang menanti untuk dijemput dan dikumpulkan olehmu…………. Selamat Hari Bumi 2008 (Gak apa2 yah saya ucapin duluan). Harapan kita bukan bumi aja yang mau diselamatkan…….. FORKOM juga…..So …

Save our FORKOM-KL from ………………………. (silahkan isi sendiri…)

Diselesaikan,

Jumat malam jam 22.55

( diiringi soundtrack ayat-ayat cinta )

Ketua FORKOM KL sekarang


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: